Explore Lampung, Yuuk.. !!

Sekarang Narayana Adventure tiap Weekend ngadain Trip Explore Lampung. Tanpa minimal Quota tiap Weekend gita Go Show. Kamu bisa pilih ni Tujuan mana yang ingin kamu kunjungi.. Check It Out..

18083500_10207097404668296_1311342985_o
Pulau Kelagian Lunik

Trip Pulau Pahawang
Rate 475/pax start Pelabuhan Merak

Kiluan Trip Jalur Darat
Rate 640/pax start Pl Merak

Trip Gunung Krakatau
Rate 450/pax start Pl Merak

Info dan Reservasi :
Wa/Mob 089637080592
Id Line : narayanatrip / ID : @narayana.adv

#pahawang #pulaupahawang #trippahawang

[Review Hotel] Bisma Eight Ubud, Pengalaman Menginap Yang Luar Biasa

Bukan untuk kepentingan Endors apalagi buat pamer ala ala artis sosialita yang manja.  Review ini dibuat sebagai tambahan informasi saja bagi yang membutuhkannya. Cerita nya kemarin saya kedatangan sahabat saya dari Tokyo Jepang, sebut saja namanya Masako Ajinomoto (MA). MA sahabat saya ini minta ditemani berlibur ke Pulau Dewata Bali, dan menyerahkan urusan Akomodasinya kepada saya. Point nya MA ini minta dipilihkan sebuah Hotel Bintang 5 tapi yang unik dan beda di sekitar daerah Ubud.

Tripadvisor merupakan salah satu tolak ukur saya dalam memilih Hotel. Setelah Browsing sana sini, baca review beberapa hotel, saya tertarik dengan BISMA EIGHT UBUD. Dari review yang saya baca dari awal sampai akhir, tidak ada satupun review yang negative. Hebat bukan, padahal tau sendiri orang kalau kasih review di Tripadvisor kadang suka lebay. Ketemu semut sebiji aja di komplen.

==Price==
Setelah itu, saya mulai compare harga. Semua situs booking Hotel saya cek satu persatu. Dan hasilnya booking  via Phone langsung ke Hotelnya ternyata bisa lebih murah, karena  hotel yang memberlakukan Domestic Rate.  Gak perlu Credit card bisa langsung transfer ke Rekening Hotel.

==Room==
Saya memilih Room type Forest Suite yang merupakan Room termahal di Bisma Eight Ubud. Forest Suite ini memiliki landscape yang luar biasa menakjubkan. Sejajar dengan kolam renang dengan view Hutan dan perbukitan yang spektakuler. Beginilah sensasinya menginap di Bisma Eight Ubud, membuka mata dipagi hari dengan pemandangan hijaunya hutan yang menyegarkan. Manja Sekali 😀

image3
Twin Bed
image1 (3)
Balcon Forest Suite
image1 (4)
Breakfast

==Private Onsen==
Saya kira Cuma disini kali ya, Hotel dengan Kamar Mandi Onsen yaitu bak mandi kayu khas Jepang lengkap dengan dudukan kecil di dalamnya untuk 2 orang. Yang belum pernah merasakan hot spring di Jepang, bisa coba di sini.  Untuk mengisinya memang lama sekali sekitar 45 menit hingga penuh. Nikmatnya berendam dalam air hangat bisa menghilangkan capek dan pegal setelah seharian jalan jalan.

image1
Onsen Ala Jepang
image2
Onsen

==Free of Charge==
Hotel ini juga menawarkan beberapa kegiatan secara gratis untuk para tamu yang menginap, yang daftarnya bisa dilihat di lembaran kertas yang diberikan saat kita check-in. Kegiatannya ada yoga class, cooking class, belajar tarian Bali, belajar buat kerajinan Bali, crafty master mocktail, bersepeda di seputaran Ubud dan mengunjungi perkebunan mereka, The Gardens by Bisma Eight. Menarik bukan?

[Promo Trip Gunung Bromo April 2017 : Klik Disini ]

==Swimming Pool==
Ini yang paling membuat saya ingin kembali lagi menginap disini. Bersantai santai di Kolam sambil menikmati Hutan dan perbukitan. Ukuran kolamnya tidak terlalu luas tapi lumayan sepi, itu yang saya suka. Yang lebih serunya, kalau mau berenang di malam hari, suhu air kolam bisa di Switch menjadi lebih hangat. Yauuuuu… keren sekalih..

image1 (1)
Pool

3 Malam di Bisma Eight sangat mengesankan. Pelayanannya memuaskan dan Staff yang ramah murah senyum. Dan yang paling penting saya sukses sebagai tuan rumah, Masako Ajinomoto pun senang dan bahagia.

Hayokk mampir di ke Instagram saya di @neendita @narayana.adv

Wisata Sejarah Taman Arkeologi Onrust

Taman Arkeologi Onrust
Mungkin banyak yang belum tau kalau di Teluk Jakarta terdapat Taman Arkeologi Onrust yang menyimpan banyak sekali sejarah Indonesia pada zaman dulu. Dan sekarang kami akan mengajak anda untuk berwisata kesana.
One Day Trip Wisata Sejarah 3 Pulau TA Onrust
(Pulau Onrust, Pulau Cipir dan Pulau Kelor)
Tanggal : 21 Mei 2017
Rate : 115.000/Pax
Meeting Point : Masjid depan Dermaga Muara Kamal
Fasilitas:
1.Kapal Jelajah 3 Pulau
2.Tiket Masuk Taman Arkeologi (Pulau Kelor, P. Cipir dan P. Onrust)
3.Makan Siang Prasmanan dan Air Mineral
4.Life Jacket/ Pelampung/Peserta
5.Guide di Pulau Onrust
6.Dokumentasi
Itinerary
– 07:00 – 08:00 : Meeting point, Pembagian Pelampung
– 08:00 – 08:30 : Perjalanan Menuju Pulau Kelor
– 08:30 – 10:00 : Sampai Di Pulau Kelor, Jalan-jalan keliling Pulau, Foto-foto
– 10:00 – 10:30 : Perjalanan dilanjutkan kePulau Cipir
– 10:30 – 12:00 : Foto-foto bangunan Tua bersejarah di Pulau Cipir
– 12:00 – 12:30 : Lanjut kepulau Terakhir. Pulau Onrust.
– 12:30 – 13:30 : IStirahat, Sholat dan Makan Siang (Include)
– 13:30 – 15:30 : Explore Pulau Onrust didampingi Guide Pulau. ( Penjara Jepang, Makam, Museum dan Bunker)
– 15:30 – 16:30 : kembali ke Muara Kamal
Segera Reservasi dari Sekarang… !!!
Info : Indra Mob. WA 089637080592
ID Line narayanatrip

PROMO TRIP BROMO APRIL 2017

Promo Trip Bromo
Promo Trip Bromo

Kita lagi ada Promo ni.

Dengan melakukan Reservasi Trip Bromo Min 10 Orang, kalian langsung mendapat cash back sebesar 500 Ribu Rupiah dan berlaku untuk kelipatannya.
Manfaatkan masa Promo ini. Hanya berlaku untuk Reservasi selama BULAN APRIL.

Mari Nikmati Keindahan Berliburan di Gunung Bromo.

Follow IG : @narayana.adv
Follow IG : @tripbromoceria

Info dan Reservasi
Mob/ WA : 089637080592
ID Line : narayanatrip

Mantai ke Pulau Pari [2012]

Kalo kata orang, gampang sekali mencari tempat yang namanya Muara Angke. Tinggal jalan menuju ke arah Pluit, kalo dah mulai kecium bau bangke ikan campur air got sama ikan asin bercampur bau rendeman baju satu minggu berarti dah deket ke Pelabuhan Muara Angke. Dan ternyata benar sekali apa yang saya baca. Muara angke terlihat sangat becek dan kotor sekali. Tumpukan-tumpukan sampah bercampur bangke ikan terlihat dimana-mana.  Aroma aneh yang menyengat hidung menembus ke paru-paru sudah tercium dari radius beberapa meter dari kejauhan. Dan parahnya saya harus menunggu teman satu travel untuk berangkat ke Pulau Pari di SPBU yang berada persis disebelah pasar ikan Muara Angke. Cetar membahana sekali pagi itu 🙂

CIMG3549
Kapal Ojeg Muara ANgke
CIMG3555
Kapal Ojeg Muara ANgke

Sempat jiper juga melihat kapal kayu tua yang akan membawa saya berlayar menuju Pulau Pari di Kepulauan Seribu. Saya yakin usianya lebih tua dari saya. Kapal kayu yang tidak begitu besar berlantai dua dengan terpal seadanya sebagai penutupnya. Walau demikian kapal ini menyediakan jaket pelampung lusuh yang saya perkirakan jumlahnya tidak sebanding dengan penumpang yang akan diangkutnya. Tentunya hal ini sudah saya antisipasi sebelumnya dengan membawa pelampung sendiri daru rumah hehehe. Pagi itu kapal sudah penuh sesak dengan penumpang. Dempet-dempetan kayak ikan kaleng. Pantat sudah ketemu pantat saking rapet nya. Lebih mirip imigran gelap yang minta suaka ke negeri lain ketimbang perjalanan piknik.ya begitulah ada harga, ada mutu. Mau yang lebih mewah bisa gunakan jasa speed boat via Marina Ancol dengan merogoh kocek kurang lebih 150 ribuan untuk sekali jalan.

Gak gak gak kuat gak gak kuat kata nya 7 Icon 🙂

Pemandangan yang sungguh mengerikan melihat keadaan perairan teluk Jakarta sekitar Muara Angke. PerairanMuara Angke tak ubahnya seperti tong sampah raksasa yang tiap harinya siap menampung sampah-sampah warga Jakarta. Air yang Berwarna coklat pekat dengan kilauan limbah oil serta sampah-sampah rumah tangga mulai dari styrofoam, botol mineral, bungkus mie instant sampai celana dalam berenda menari-nari mengambang di Muara Angke. Sungguh keadaan yang ironis mengingat Pelabuhan Muara Angke salah satu akses tempat masuknya turis-turis yang ingin ke Kepulauan Seribu. Hhmm…

Semakin jauh meninggalkanperairan Muara Angke, keadaan mulai bersahabat dengan penglihatan saya dimana sampah-sampah tidak begitu nampak lagi mengganggu pemandangan saya. Air berwarna biru khas laut, gugusan pulau-pulau, burung yang menyambar ikan menemani perjalanan saya pagi itu. Ombak laut yang membuat kapal goyang ke kanan dan kekiri menambah gairah saya untuk tetap terjaga menikmati ciptaan Tuhan yang begitu mengagumkan ini.

Kesan pertama melihat pulau Pari adalah sebuah pulau yang bersih dengan Pantai yang landai tanpa gelombang, tidak begitu ramai dan bebas polusi. Memang sebuah pilihan yang tepat menjadikan Pulau Pari sebagai tujuan tempat liburan. Penduduk Pulau Pari sangat welcome sekali dengan wisatawan-wisatawan yang datang. Mereka sangat ramah-ramah. Bibir yang mengembang dengan ikhlas selalu saya temui sepanjang saya berjalan-jalan di Pulau Pari, baik itu orang tua, pemuda bahkan anak kecil sekalipun. Dari pengamatan saya, sebagian besar penduduk disini menggantungkan mata pencahariannya dari  sektor pariwisata. Ada yang menyewakan homestay, sewa alat-alat Snorkling, Jadi guide lokal, menyewakan kapal dan sebagainya.

Snorkling
Snorkeling

Di Pulau ini saya habiskan dengan berbagai kegiatan. Mengunjungi pantai-pantai yang indah, Snorkeling di Area Perlindungan Laut yang luar biasa indahnya, jelajah pulau Tikus, BBQ dimalam hari, bersepeda, menanam pohon bakau dan lain-lainnya. Sejauh mata memandang biru laut menjadi pemandangan yang tidak membosankan. Aroma laut yang menyegarkan membuat saya betah untuk berlama-lama disini. Selama di Pulau Pari otak dan semangat saya seperti direload kembali. Semua begitu sangat menyenangkannn… 🙂

Dua hari satu malam seperti terasa Cuma beberapa jam ketika berada di Pulau Pari. Jam dua belas siang tepat, kapal kembali berlayar menuju Muara Angke, Jakarta. Fiuhh… Ada semangat baru yang saya bawa pulang dan tentunya semoga saya bisa kembali mengunjungi Pulau Pari.

[Klik disini : Paket Wisata Seru Pulau Pari Hemat Berkualitas]

Oktober 2012

*Semua foto-foto diatas adalah dokumentasi pribadi penulis

Bocah TK Diterkam Harimau di Jatim Park II Batu Malang

Batu – Putri (4), siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita, Doho, Kabupaten Kediri, mengalami luka akibat dicakar anak harimau Jatim Park II, Kota Batu.

Puri kini masih dalam perawatan intensif di RS Baptis, Kota Batu, setelah menjalani operasi dari beberapa luka yang dialami.

Begini kronologi peristiwa yang menimpa Putri versi kepolisian. Pada, Selasa (14/3/2017), sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan TK Dharma Wanita, Doho, Kabupaten Kediri, tiba di wahana wisata Jatim Park II, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Rombongan berjumlah 45 orang itu, kemudian masuk untuk menikmati wahana wisata. Sekitar pukul 13.30 Wib, Putri bersama orang tuanya tiba di lokasi foto bersama satwa.

Ketika itu, Putri dan orang tuanya berkeinginan pose bersama anak harimau, salah satu koleksi satwa Jatim Park II.

432115b9-8d0c-4138-b4a3-698e0c602e53_169
Lokasi Kejadian

Sang pemandu biasa menemani pengunjung berfoto, bersiap membawa anak harimau mendekati tempat dimana Putri berdiri.

“Ketika itu, ada pengunjung lain, anak-anak dan ibu-ibu. Melihat ada harimau mereka teriak ketakutan sambil berlari. Saat itulah cakar harimau merobek tubuh korban,” ungkap Kasubag Humas Polres Batu AKP Waluyo berbincang dengam detikcom, Rabu (15/3/2017).

Karena mengalami luka cukup serius, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Jadi bukan digigit, tapi apa karena panik, harimau menyergap tubuh korban hingga cakarnya melukai bagian tubuh korban,” jelas Waluyo.

Penanganan medis hingga operasi luka korban sudah selesai dilakukan. Kini proses pemulihan berjalan dan korban menjalani rawat inap di rumah sakit. “Sekarang lagi pemulihan, operasi sudah,” kata Waluyo.

Aparat kepolisian sudah menggelar olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan para saksi.

Sumber : News.Detik.com

Terumbu Karang Raja Ampat Ditabrak, Pemerintah Indonesia Gugat Pemilik Kapal MV Caledonian Sky

Indonesia menderita kerugian luar biasa setelah kapal pesiar MV Caledonian Sky kandas di perairan Raja Ampat, Papua Barat, dan menghancurkan terumbu karang di dasarnya. Investigasi awal yang dilakukan oleh pemerintah setempat menunjukkan bahwa terumbu karang yang rusak luasnya mencapai 1600 m2. Buntut dari peristiwa ini, Pemerintah Indonesia akan menggugat dan menuntut ganti rugi pada pemilik kapal.

Pemerintah Indonesia mengambil langkah awal dengan membentuk tim gabungan yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga terkait di Jakarta, Senin, 13 Maret 2017. Anggota tim ini di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, serta Pemerintah Daerah setempat.

(Klik Disini : Rafting Seru 12Km SUngai Cicatih SUkabumi)

Tim tersebut bertugas menangani aspek hukum baik perdata maupun pidana, termasuk bantuan timbal balik (Mutual Legal Assistance) maupun upaya ekstradisi bila diperlukan. Selain itu, tim juga bertugas melakukan penghitungan kerusakan lingkungan yang diakibatkan kandasnya kapal MV Caledonian Sky, keselamatan navigasi, dan hal-hal terkait lainnya.

Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno menegaskan pemerintah siap menempuh segala cara agar pemilik kapal MV Caledonian Sky bersedia bertanggung jawab.

“Kita siap untuk mengambil segala langkah yang diperlukan agar masyarakat tidak dirugikan dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh MV Caledonian Sky bisa segera diatasi,” ujarnya sesaat setelah melakukan rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman, Senin (13/3) dalam siaran pers yang diterima National Geographic Indonesia, Selasa (14/3).

Kondisi terumbu karang yang ...

Kondisi terumbu karang yang rusak berat akibat kapal pesiar MV Caledonian Sky yang kandas di perairan Raja Ampat. (Biro Informasi dan Hukum Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman)

 

Peristiwa rusaknya terumbu karang di Raja Ampat berawal ketika kapal pesiar MV Caledonian Sky yang berbobot 4.200 GT masuk ke perairan Raja Ampat  pada tanggal 3 Maret 2017. Kapal berbendera Bahama yang dinahkodai oleh Kapten Keith Michael Taylor itu mengangkut 102 turis dan 79 ABK.

(Klik Disini : Paket Wisata Pulau Lombok Murah)

Setelah mengelilingi pulau untuk mengamati keanekaragaman burung serta menikmati pementasan seni, para penumpang kembali ke kapal pada siang hari tanggal 4 Maret 2017.

Kapal pesiar asal Inggris itu kemudian melanjutkan perjalanan ke Bitung pada pukul 12.41 WIT. Di tengah perjalanan menuju Bitung, MV Caledonian Sky kandas diatas sekumpulan terumbu karang di Raja Ampat. Untuk mengatasi hal ini Kapten Keith Michael Taylor merujuk pada petunjuk GPS dan radar tanpa mempertimbangkan faktor gelombang dan kondisi alam lainnya.

Saat kapal itu kandas, sebuah kapal penarik (tug boat) dengan nama TB Audreyrob Tanjung Priok tiba di lokasi untuk mengeluarkan kapal pesiar tersebut. Upaya tersebut awalnya tidak berhasil karena kapal MV Caledonian Sky terlalu berat. Kapten terus berupaya  untuk menjalankan  kapal Caledonian Sky hingga akhirnya berhasil kembali berlayar pada pukul 23.15 WIT, dan meninggalkan terumbu karang yang porak poranda.

Sumber : Natgeo Indonesia